Berusaha Menjadi Sukses

Sukses saat hidup, saat mati, dan saat dihidupkan kembali.


Arsip di kategori ‘ Renungan Pribadi ’

The Death of Teguh Miswadi

by Sigit Wahyu on February 25, 2008. • Kategori: Renungan Pribadi

Surya, 24 Februari 2008
Saya ingin cucu saya pintar, karenanya saya larang ia sekolah. (Margaret Mead)

Mbah Ginah bukan Margaret Mead, ahli ilmu sosial dari Amerika Serikat. Tetapi, Mbah Ginah mungkin ada miripnya dengan Mead, karena sama-sama mempunyai pikiran yang ‘aneh’ mengenai pendidikan bagi cucunya. Mead mengkiritk sistem pendidikan Amerika yang dianggapnya malah membuat murid makin bodoh. Sekolah hanya menjadi tempat yang membuat murid makin teralienasi dari lingkungan yang sesungguhnya. Belum lagi, komersialisasi pendidikan yang berlebihan telah menjadikan murid sebagai sasaran bisnis.

[More]

Rahasia Adalah Rahasia

by Sigit Wahyu on February 24, 2008. • Kategori: Cerita Teladan, Renungan Pribadi

Ketika masih menjabat sebagai Menteri Angkatan Laut Amreika Serikat, Knox pernah ditanya oleh seorang sahabat lamanya, “Apa yang dilakukan oleh kapal induk “XY”, di kawasan laut Atlantik?”

Sebenarnya sang sahabat sama sekali tidak bermaksud memata-matai atau mencari bocoran informasi dari Knox. Pertanyaan itu terlontar begitu saja.

[More]

Terjebak Dalam Karir

by Sigit Wahyu on February 22, 2008. • Kategori: Renungan Pribadi

Masih ingat enggak sih dulu ketika mencari-cari pekerjaan setelah lulus sekolah?  Begitu mendapat pekerjaan, apa sih dulu yang terpikir oleh kita?

Mungkin ada yang menerima gaji pertama sebagai suatu kebanggaan.  Tetapi ada yang biasa-biasa dan langsung menyusun “strategi” untuk mencapai jenjang karir di atasnya.  Pada saat ini Anda berada pada kelompok Melisa : Muda, Ambisius dan rela bekerja 12 jam sehari.

[More]

Ringannya beban pertanda kemuliaan

by Sigit Wahyu on February 15, 2008. • Kategori: Renungan Pribadi

Pernah merasakan? Saat pergi dengan mengendarai mobil, membawa notebook, memegang handphone dll rasanya membuat kita lebih wah, lebih tinggi derajatnya dari yang lain. Kita merasa lebih kaya dan patut bangga, karena terlihat semakin sukses dengan apa-apa yang kita bawa. Namun, pernahkan kita melihat presiden membawa notebook?

[More]

Menyediakan Kemaafan

by Sigit Wahyu on February 10, 2008. • Kategori: Renungan Pribadi

Hubungan antar kita dengan manusia terjadi pada waktu kita berinteraksi sosial. Pada aktifitas ini seringkali terjadi pengotoran-pengotoran hati maka kita harus mempersiapkan diri agar dalam berhubungan jangan sampai ada pengotoran pengotoran hati. Oleh karenanya perlu ada persiapan, seperti diungkapkan dalam Al Quran Al Araf 199 “Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf serta berpalinglah daripada orang-orang yang bodoh.”

[More]

Berbicara Dengan Bahasa Hati

by Sigit Wahyu on January 6, 2008. • Kategori: Renungan Pribadi

Tak ada musuh yang tak dapat ditaklukkan oleh cinta. Tak ada penyakit yang tak dapat disembuhkan oleh kasih sayang. Tak ada permusuhan yang tak dapat dimaafkan oleh ketulusan. Tak ada kesulitan yang tak dapat dipecahkan oleh ketekunan. Tak ada batu keras yang tak dapat dipecahkan oleh kesabaran. Semua itu haruslah berasal dari hati anda.

[More]

Pesan untuk diri yang ingin dipuji

by Sigit Wahyu on December 27, 2007. • Kategori: @Lakonku, Renungan Pribadi

Lewat tulisan ini aku ingin berpesan untuk diri yang tidak punya kekuatan tapi merasa kuat. Untuk diri yang ada karena diadakan, namun sering kali tidak menyadari tentang ketiadaannya. Diri yang selalu ingin dipuji, diagungkan, diikuti, dibenarkan dan segudang keinginan yang sebenarnya tidak patut dia ingini. Diri yang selalu merencanakan segala sesuatu, padahal tidak pernah tau berapa langkah lagi dia mampu berjalan.

[More]

Arti Memiliki

by Sigit Wahyu on December 27, 2007. • Kategori: Renungan Pribadi

Pacaran itu suatu hal yang mengesankan dan harus dipertahankan jika memang udah sepadan. Seperti kata kata berikut, cinta tak pernah akan begitu indah, jika tanpa persahabatan. Yang satu selalu menjadi penyebab yang lain dan prosesnya adalah irreversible.

Seorang pecinta yang terbaik adalah sahabat yang terhebat. Jika kamu mencintai seseorang, jangan berharap bahwa seseorang itu akan mencintai kamu persis sebaliknya dalam kapasitas yang sama. Satu diantara kalian akan memberikan lebih, yang lain akan dirasa kurang. Begitu juga dalam kasus, kamu yang mencari, dan yang lain akan menanti.

[More]

Kematian bukan akhir dari segalanya

by Sigit Wahyu on August 13, 2005. • Kategori: Renungan Pribadi

Saudara2ku,
Kita semua dikirim ke dunia ini hanya sebentar. Suatu saat kita ini pasti akan diberangkatkan. Yang datang di dunia ini sebenarnya bukan untuk tinggal di dunia, tetapi untuk pergi meninggalkan dunia. Sudah berapa banyak orang yang datang ke dunia sebelum kita, meraka sudah meinggalkan dunia ini. Dan suatu saat kita juga akan meninggalkan dunia ini. Semua orang yang telah pergi meninggalkan dunia ini, mereka meninggalkan seluruh harta yang mereka miliki. Begitu pula suatu saat apabila kita meninggalkan dunia ini kita juga akan meninggalkan semua yang kita miliki.

[More]