Berusaha Menjadi Sukses

Sukses saat hidup, saat mati, dan saat dihidupkan kembali.


Arsip di kategori ‘ Mutiara Hikmah ’

Saling Bergandeng Tangan

by Sigit Wahyu on November 10, 2009. • Kategori: Cerita Teladan

Terlalu sering kita merasa kesepian. Tapi selalu ada seseorang yang siap untuk  memegang dan menggenggam tangan kita.

Ada sebuah kisah cantik sekali mengenai seorang perawat yang kelewat lelah, yang menghantarkan seorang pria muda kesisi ranjang salah satu pasiennya.Ia miringkan dirinya sambil berkata keras pada pasien itu, katanya, “Putramu disini.” [More]

Aku? Biasa - Biasa Aja

by Sigit Wahyu on October 22, 2009. • Kategori: Cerita Teladan

Dari tetanggak sebelah :)

Tahukah anda, apa yang paling dibanggakan orang tua dari anak-anaknya? Boleh jadi adalah kecerdasan scholastic, seperti matematika, bahasa,menggambar (visual), musik (musical), dan olahraga (kinestetik).

Tetapi, pernahkah kita membanggakan jika anak kita memiliki kecerdasan moral, kecerdasan intrapersonal, atau kecerdasan interpersonal? Rasanya jarang, sebab ketiga kecerdasan yang terakhir hampir pasti uncountable, tidak bisa dihitung, dan sayang  sekali tidak ada pontennya (nilainya) di sekolah, karena di sekolah hanya memberikan penilaian kuantitatif. [More]

PEREMPUAN YG DICINTAI SUAMIKU

by Sigit Wahyu on January 22, 2009. • Kategori: Cerita Teladan

Kehidupan pernikahan kami awalnya baik2 saja menurutku. Meskipun menjelang pernikahan selalu terjadi konflik, tapi setelah menikah Mario tampak baik dan lebih menuruti apa mauku.

Kami tidak pernah bertengkar hebat, kalau marah dia cenderung diam dan pergi kekantornya bekerja sampai subuh, baru pulang kerumah, mandi, kemudian mengantar anak kami sekolah. Tidurnya sangat sedikit, makannya pun sedikit. Aku pikir dia workaholic. [More]

AKU MENANGIS UNTUK ADIK-KU 6 KALI

by Sigit Wahyu on November 27, 2008. • Kategori: Cerita Teladan

Aku dilahirkan di sebuah dusun pegunungan yang sangat terpencil. Hari demi hari, orang tuaku membajak tanah kering kuning, dan punggung mereka menghadap ke langit. Aku mempunyai seorang adik, tiga tahun lebih muda dariku.

Suatu ketika, untuk membeli sebuah sapu tangan yang mana semua gadis di sekelilingku kelihatannya membawanya, Aku mencuri lima puluh sen dari laci ayahku. Ayah segera menyadarinya. Beliau membuat adikku dan aku berlutut di depan tembok, dengan sebuah tongkat bambu di tangannya.

“Siapa yang mencuri uang itu?” Beliau bertanya. Aku terpaku, terlalu takut untuk berbicara. Ayah tidak mendengar siapa pun mengaku, jadi Beliau mengatakan, “Baiklah, kalau begitu, kalian berdua layak dipukul!” Dia mengangkat tongkat bambu itu tingi-tinggi. Tiba-tiba, adikku mencengkeram tangannya dan berkata, “Ayah, aku yang melakukannya!” [More]

GAJI PAPA BERAPA ?

by Sigit Wahyu on November 27, 2008. • Kategori: Cerita Teladan

Dari milis tetangga

Seperti biasa Andrew, Kepala Cabang di sebuah perusahaan swasta terkemuka di Jakarta, tiba di rumahnya pada pukul 9 malam.

Tidak seperti biasanya, Sarah, putri pertamanya yang baru duduk di kelas tiga SD membukakan pintu untuknya. Nampaknya ia sudah menunggu cukup lama.

“Kok, belum tidur ?” sapa Andrew sambil mencium anaknya.

Biasanya Sarah memang sudah lelap ketika ia pulang dan baru terjaga ketika ia akan berangkat ke kantor pagi hari.

Sambil membuntuti sang Papa menuju ruang keluarga, Sarah menjawab, “Aku nunggu Papa pulang. Sebab aku mau tanya berapa sih gaji Papa ?” [More]

Aja sampek ditumpaki motor

by Sigit Wahyu on November 20, 2008. • Kategori: Advertising, Renungan Pribadi

Kanggone manungsa, nefsu iku nduweni peranan sing penting. Kita kudu ngereh nefsu iki minangka dadi tunggangan marek maring allah sahinnga tumeka. Aja sampe suwalike malah di tunggangi nefsu. Ati, roh lan rasa dipaeka, dikunjara, dipeksa nuruti nefsu. Marek maring allah yen tanpa nunggang nefsu, bakal kangelan. Isa isa ngibadah 3000 tahun nembe isa tumeka. Nanging yen isa nunggangi nefsune, sak tutup ajale dhewe-dhewe isa tumeka kanthi slamet.

[More]

Kasih ibu sepanjang jalan

by Sigit Wahyu on November 2, 2008. • Kategori: Renungan Pribadi

Jasa IbuSabtu sore 1 November 2008 aku perjalanan pulang ke kediri. Seperti biasa aku naik bis jurusan surabaya turun di kertosono, dan ganti bis jurusan tulung agung. Nah, di bis tulung agung inilah ditampakkan lagi pemandangan yang lama nggak aku lihat. Kondektur bisa perempuan. Dulu sih sering banget lihat antara blitar - malang. Waktu lihat ibu-ibu bekerja jadi kondektur, nggak pasti perasaan apa yang dateng. Kadang biasa saja, kadang seneng melihat seorang ibu berjuang untuk keluarganya.

Nah perasaan yang didatangkan waktu itu adalah perasaan haru. Sang ibu (kondektur) seperti belum terbiasa menangani pekerjaannya. Beliau hanya diam berjalan pelan di sekitar penumpang sekiranya ada yang belum bayar. Awalnya aku kira beliaunya masih sibuk dan belum niat narik karcis untuk penumpang. Tapi hampir sampe kediri aku belum juga diminta bayar karcis. Nah, mulai itu aku sadar kalo ibu itu hanya diam dan berjalan disepanjang bis. Ya, beliau pasti menguat-nguatkan diri untuk keluarganya. Walah… kumat penyakit lawas, rasane luh iki ndrodos ra bisa dibendung. Pikiranku jadi ingat kemana mana. [More]

Bidadariku, serahkan saja cintamu kepadanya

by Sigit Wahyu on October 30, 2008. • Kategori: @Lakonku, Renungan Pribadi

Terus terang wae, antarane wong wadon kabeh sing dak kenal pancen sampyan sing paling ayu. Sampyan sing bisa nggawe aku ngguyu, uga bisa nggawe cemburu. Nadyan kabeh kanca padha ngadohi, rasane wis cukup yen sampyan gelem cedhak neng sandingku. Ora bakal dak selak’i, bungah susahe ati iki kaya-kaya sampyan sing nguwasani.

Namun, sepertinya aku harus rela kau serahkan cintamu kepadanya. [More]

Awan menyirami kebun milik laki-laki shalih

by Sigit Wahyu on October 23, 2008. • Kategori: Cerita Teladan

Seluruh alam ini adalah milik allah. Allah yang menciptakan sekaligus yang mengaturnya. Apabila ada orang yang selalu berjalan lurus dijalan-Nya, maka allah akan memerintahkan alam untuk menjaganya. Saat hanya allah yang dicintainya, maka allah bisa membuat seluruh hamba-Nya mencintainya pula. Berikut adalah hadist yang menerangkan bahwa allah pernah memerintahkan awan untuk menyirami kebun milik laki-laki shalih. [More]

Tulang rusuk itu kini menjadi tulang punggung

by Sigit Wahyu on October 22, 2008. • Kategori: Renungan Pribadi

Kita pasti sering mendengar, bahkan mungkin juga mengucupkannya, bahwa pasangan kita adalah dari tulang rusuk yang hilang. La apa buktinya? Gimana kalo yang punya istri sampe lebih dari satu? Apa rusuk yang hilang juga banyak? hehe, yang ini aku nggak tau. Tidak usah dibuktikan. Kita tinggal percaya apa-apa yang disampaikan allah dan rosulnya. Ada cuplikan dalil yang menerangkan bahwa wanita diciptakan dari tulang rusuk.: [More]