Lewat tulisan ini aku ingin berpesan untuk diri yang tidak punya kekuatan tapi merasa kuat. Untuk diri yang ada karena diadakan, namun sering kali tidak menyadari tentang ketiadaannya. Diri yang selalu ingin dipuji, diagungkan, diikuti, dibenarkan dan segudang keinginan yang sebenarnya tidak patut dia ingini. Diri yang selalu merencanakan segala sesuatu, padahal tidak pernah tau berapa langkah lagi dia mampu berjalan.
Diri,
akuilah kamu tidak punya apa-apa untuk dibanggakan. akuilah kau tidak punya kekuatan untuk memaksakan, dan akuilah kamu tidak punya kekuasaan untuk mengatur apapun. Bukankah sudah sering seruan itu datang padamu ??
tapi tetap saja kamu menempatkan dirimu dibarisan terdepan. Tetap saja kau punya keinginan untuk mengatur dan diikuti yang lain. Dan tidak kalah parahnya, kau sering kali kamu mengomentari segala sesuatu, padahal kamu tidak tau dengan pasti mengapa hal itu harus terjadi.
berusaha nyaingi yang maha tau ya ??
Diri… diri,
seruan apalagi yang dapat menyadarkan kamu. Apakah kamu menunggu bertemu malaekat ?? menunggu datangnya surga dan neraka padamu ?? Menunggu sang hyang pencipta memanggilmu ?? Baru kamu merasa bahwa tidak satu halpun yang pantas membuatmu merasa tinggi. Jangan sampai terlambat menyadarinya wahai diri.
Diri…
Sadarlah…
Berfikirlah…
Rasakanlah…
dan Pasrahkanlah…
Post Comment